// 'Udara sangat kering. Tanaman bisa mengalami stress akibat kekurangan air.',
// action:
// 'Aktifkan sistem penyiraman atau humidifier untuk menaikkan kelembaban. Periksa juga apakah ada kebocoran pada sistem irigasi yang mengakibatkan kelembaban terlalu rendah.',
// color: Colors.red,
// ),
// CensorDataRule(
// minPercentage: 31,
// maxPercentage: 50,
// censorText: 'Low',
// description:
// 'Kelembaban masih cukup rendah. Beberapa jenis tanaman mungkin sudah mulai terpengaruh.',
// action:
// 'Pertimbangkan untuk menambah irigasi atau memperpanjang durasi penyiraman. Pantau tanaman secara berkala.',
// color: Colors.orange,
// ),
// CensorDataRule(
// minPercentage: 51,
// maxPercentage: 70,
// censorText: 'Normal',
// description:
// 'Ini adalah kelembaban yang ideal untuk sebagian besar tanaman dalam greenhouse.',
// action:
// 'Pertahankan kondisi ini. Tidak ada tindakan yang diperlukan kecuali jika ada perubahan mendadak.',
// color: Colors.green,
// ),
// CensorDataRule(
// minPercentage: 71,
// maxPercentage: 85,
// censorText: 'High',
// description:
// 'Udara mulai terlalu lembap. Kelembaban tinggi dapat meningkatkan risiko penyakit jamur atau bakteri.',
// action:
// 'Aktifkan ventilasi atau kipas untuk mengurangi kelembaban. Pastikan aliran udara di greenhouse cukup baik.',
// color: Colors.lime,
// ),
// CensorDataRule(
// minPercentage: 86,
// maxPercentage: 100,
// censorText: 'Very High',
// description:
// 'Udara sangat lembap, yang bisa berisiko menyebabkan jamur, lumut, dan penyakit tanaman.',
// action:
// 'Segera aktifkan sistem ventilasi maksimal, mungkin juga gunakan dehumidifier jika diperlukan. Kurangi frekuensi penyiraman atau periksa sistem irigasi agar tidak berlebihan.',